
Peluang potensi bisnis bidang hortikultura di Indonesia masih sangat luas. Terutama di dunia internasional, produk hortikultura asal Indonesia yang beredar masih sangat sedikit. Ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan tanaman hortikultura, terutama dari daerah Malang.
Hal itu disampaikan Kepala Direktorat Jenderal Hortikultura Departemen Pertanian RI, Dr Ahmad Dimyati, saat membuka Pameran East Java Flora Festival di Gedung Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (19/5). Hadir dalam kesempatan itu, Rektor UMM, Drs Muhadjir Effendy MAP dan Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UMM Prof Dr Malik Fadjar.
Menurut Dimyati, potensi daerah Malang masih cukup besar untuk pengembangan budidaya tanaman. Dengan sedikit peningkatan teknologi, investasi dan kondisi kundusif di lingkungan masyarakat, sumber daya alam (SDA) di bidang ini akan meningkat.
"Dan sudah pasti hasilnya bisa dinikmati masyarakat luas," tegasnya.
Dalam kegiatan yang dikuti sekitar 84 pengusaha bidang tanaman dan lembaga penelitian itu, berbagai produk dipamerkan. Di antaranya tanaman jenis bunga, daun-daunan, dan buah serta berbagai jenis pupuk, pot, dan benih. Tak ketinggalan sejumlah produk olahan seperti cuka apel, sari apel dan jejang apel. Produk menarik lain misalnya, stan tanaman yang menawarkan media tanam berupa jelly dengan aneka warna yang bisa diletakkan dalam pot kaca tembus pandang.
Ketua penyelenggara, Drs Untung Santoso MSi, mengatakan melalui pameran ini diharapkan masyarakat pecinta tanaman bisa menambah koleksinya. "Selain itu juga memberi wadah bagi para pengusaha dan penjual tanaman mengenalkan produknya," tandas Untung. rie
Sumber :
http://www1.surya.co.id/v2/?p=9799
20 Mei 2007
Sumber Gambar:
http://1.bp.blogspot.com/_ON3V_iGCKwg/RqjPNvdUSVI/AAAAAAAAATI/UKrDIBc1OMk/s400/fruits_and_vegetables2.jpg